Sektor Kalibrasi

Langkah Penting Saat Pelaksanaan Kalibrasi Alat Kedokteran

Seperti yang Anda tahu alat ukur meliputi banyak sektor termasuk sektor medis. Di dalam sektor medis terdapat peralatan kedokteran yang sangat penting bagi seorang dokter dalam membantu mendiagnosa kondisi pasien yang ditanganinya. Oleh karenanya setiap alat kedokteran yang digunakan harus dipastikan keakuratannya agar tidak terjadi salah diagnosa pasien.

Untuk itu prosedur kalibrasi sudah semestinya dilakukan pada alat kedokteran untuk menjamin keselamatan dan kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan. Lembaga terkait kesehatan seperti Kementrian kesehatan juga telah mengatur setiap peralatan kesehatan yang digunakan sebelumnya telah dikalibrasi. Berdasarkan penjelasan tersebut apa sajakah langkah-langkah kalibrasi alat kedokteran itu? Berikut penjelasannya!

Langkah-langkah Kalibrasi Alat Kedokteran

Dunia medis adalah pekerjaan yang menyangkut nyawa seseorang, oleh karenanya setiap pihak yang terlibat harus berkompeten termasuk dari penggunaan alat kedokteran yang sangat rentan terhadap factor-faktor yang menyebabkan perubahan, seperti alat yang digunakan dalam waktu lama. Untuk melakukan kalibrasi alat kedokteran, ada beberapa langkah yang wajib diperhatikan agar dalam melakukan kalibrasi tidak terjadi kesalahan, berikut penjelasannya :

  • Pengukuran kondisi lingkungan
    Memastikan kondisi lingkungan stabil adalah salah satu langkah penting dalam kalibrasi alat kedokteran. Terkadang kondisi suhu dan kelembaban menjadi salah satu faktor kesalahan kalibrasi. Untuk menghindarinya lakukanlah pengecekan kondisi lingkungan dengan mengukur temperatur suhu dan kelembaban sebelum melakukan kalibrasi.
  • Pemeriksaan kondisi fisik dan fungsi komponen alat kedokteran
    Langkah lainnya yang tidak boleh dilupakan adalah melakukan pemeriksaan awal pada kondisi fisik dan komponen alat kedokteran. Seperti prosedur lainnya persiapan awal seperti pengecekan ini penting dilakukan oleh teknisi kalibrasi sebelum dilakukan kalibrasi agar teknisi paham akan kondisi alat dan bagaimana memperlakukan alat ketika dikalibrasi. 
  • Pengukuran keselamatan kerja
    Selanjutnya adalah pengukuran keselamatan kerja yang dilakukan untuk memastikan bahwa prosedur kalibrasi yang dilakukan telah dipastikan sesuai dengan apa yang diharapkan sehingga dapat menjamin keamanan dan keselamatan kerjanya. Pengukuran ini sangat penting sebelum alat kedokteran digunakan pasien agar hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah sedini mungkin.
  • Pengukuran kinerja sebelum dan setelah penyetelan atau pemberian faktor kalibrasi sehingga nilai terukur sesuai dengan nilai yang diabadikan pada bahan ukur
    Pada umumnya terdapat perbedaan yang cukup jauh pada besaran nilai yang ditunjukkan oleh alat yang sebelum dan sesudah dikalibrasi. Hal ini menunjukkan bahwa alat sebelum dikalibrasi memiliki penyimpangan hasil ukur yang tidak sesuai standar. Sehingga ketika disetel ulang nilai yang menunjukkan perubahan yang signifikan dan selaras dengan bahan ukur

Alat-alat Kedokteran yang Wajib Dikalibrasi

Setelah menyimak penjelasan diatas, Anda lebih paham bukan mengenai kalibrasi alat kedokteran? Dari penjelasan tersebut kalibrasi sangat penting bagi setiap alat kedokteran jika dilakukan dengan tahapan kalibrasi alat kedokteran yang tepat.

Namun perlu diingat tidak semua alat kedokteran juga perlu dikalibrasi contoh seperti peralatan bedah yang hanya membutuhkan perawatan secara intens. Nah berbicara mengenai alat kedokteran, lalu apa sajakah alat-alat kedokteran yang membutuhkan kalibrasi itu? Berikut diantaranya

  • Stetoskop
  • Termometer
  • Tensimeter
  • Otoskop
  • Senter Medis
  • Sudip Lidah
  • Oksimeter

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan mengenai kalibrasi alat kedokteran, yang wajib melakukan kalibrasi secara rutin untuk memelihara keakuratan, kelayakan, dan mutu alat kedokteran yang digunakan. Seperti yang Anda tahu alat kedokteran sangat dekat dengan keselamatan dan nyawa pasien sehingga kinerja terbaik dari alat sangat dibutuhkan untuk menghindari resiko buruk. Sekian penjelasan ini semoga dapat menambah informasi dan pengetahuan Anda seputar kalibrasi.